Jongin

Jongin

Selasa, 30 November 2010

Dulu Kantor Pos, Sekarang Email (Surat Elektronik)



Media internet sekarang ini benar-benar sudah sangat maju dan berkembang. Tiap hari ada saja kemajuan dan perkembangan yang dilakukan oleh media internet. Perusahaan-perusahaan yang berkecimbung didalam media internet ini juga tiap hari memberikan suatu yang luar biasa untuk masyarakat. Banyakkan saja pada waktu zaman dulu. Dimana kita belum tahu apa itu internet. Untuk mengirim surat saja kita harus ke kantor pos dahulu. Membeli prangkonya, lalu kita harus membeli amplopnya juga. Sudah begitu kita harus mengantri giliran kita untuk mengirim surat tersebut. Belum tentu pak pos langsung mengantarnya saat itu juga. Paling tidak 2-3 hari surat yang kita ingin kirimkan tersebut baru sampai ke alamat yang ingin kita tuju. Kerahasiaan pun belum tentu terjamin.

Namun saat ini kita sudah mengetahui dan hampir semua masyarakat menggunakan fasilitas internet ini. Baik dari anak muda maupun orangtua. Kini untuk mengirimkan surat kita bisa langsung mengirimnya melalui email yang disebut juga dengan surat elektronik. Email ini merupakan sebuah sarana yang diberikan oleh internet untuk mengirim surat atau dokumen-dokumen penting yang ingin kita kirimkan. Untuk mengirim surat melalui email ini kita tidak perlu menggunakan perangko, amplop, ataupun harus mengantri giliran. Kita hanya perlu mempunyai jaringan internet dan mempunyai account yahoo.com ataupun fasilitas lainnya yang mendukung untuk mengirim surat elektronik misalnya gmail.com, msn.

Dengan menggunakan email ini. Kita bisa mengirim surat sampai ke berbagai wilayah maupun Negara lain. Tapi dengan syarat wilayah atau Negara atau teman yang kita inginkan menerima surat tersebut mempunyai fasilitas internet dan juga account pada fasilitas yang mendukung surat elektronik. Memang dengan menggunakan email kita bisa lebih cepat mengirim surat. Namun membuat hubungan sosial kita dengan orang lain menjadi lebih senggang. Karena kita tidak bertemu langsung dengan orang yang akan kita kirimkan surat. Dan ntuk mengetahui lebih lanjut mengenai email ini mari kita bahas mengenai sejarah email dan cara penggunaannya.

Sejarah Email

Sejarah email dimulai dari dibentuknya sebuah internet. Pada tahun 1968 sebuah perusahaan yang bernama Olt Break and Newman (BBN) dikontrak oleh Departemen Pertahanan AS untuk menciptakan sesuatu yang disebut ARPANET(Advanced Research Projects Agency Network), yang kemudian berubah menjadi internet. Tujuanbya adalah untuk menciptakan sebuah metode komunikasi antara institusi militer dan pendidikan satu sama lain.


Pada tahun 1971, seorang insinyur bernama Ray Tomlinson ditugaskan dalam proyek yang disebut SNDMSG. Dengan standar masa kini, program tersebut bisa dikatakan lebih dari primitif. Apa yang dilakukan program tersebut hanyalah memungkinkan pengguna pada mesin yang sama dapat saling mengirim pesan satu sama lain. Pengguna dapat membuat dokumen teks yang kemudian akan dikirimkan ke dalam kotak surat pada mesin yang sama. Lalu ia melanjutkan eksperimennya dengan menggunakan file protocol yang bernama CYPNET sehingga program SNDMSG tadi bisa mengirim pesan ke komputer lain yang berada di dalam jaringan ARPAnet. Itulah awal terciptanya sebuah 'e-mail'. Pesan e-mail yang pertama kali dikirim Ray, dan merupakan e-mail yang pertama di dunia adalah "QWERTYUIOP".


Pada tahun 1972, Ray mengenalkan icon ' @ ' sebagai identitas e-mail untuk memisah user id dan domain sebuah alamat e-mail, yang berarti "at" atau "pada". Salah satu program email pertama yang terbesar yang dapat digunakan oleh umum adalah Eudora. Email ini pertama kali ditulis pada tahun 1988 oleh Steve Dorner seorang karyawan di University of Illinois.

Eudora diambil dari nama almarhum Eudora Welty, seorang penulis dari Amerika. Eudora adalah client email pertama yang menyediakan antarmuka grafis. Pada saat pertama muncul email ini bersifat gratis, meskipun kemudian setelah dibeli oleh Qualcomm pada tahun 1994, Eudora menjadi produk professional.


Seperti aplikasi lain dalam web, Eudora adalah raja selama beberapa tahun, kemudian dengan cepat digantikan oleh client email dari Netscape dan Internet Explorer. Kedua client email tersebut menjadi popular tidak hanya karena mereka lebih baik dari Eudora, tapi juga karena mereka disediakan secara cuma-cuma dengan web browser.



Jenis Email


Ada 3 jenis layanan E-mail, yaitu : POP mail, E-mail Forwarding dan E-mail berbasis web, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.


1. Pop Mail ® E-mail jenis ini sama dengan email yang anda terima dari ISP anda.


Kelebihannya : Kemampuan untuk dibaca secara offline (tidak perlu connect ke internet) untuk mengecek email, anda perlu connect ke server POP mail anda, lalu mendownload seluruh email yang ada, setelah itu anda bisa memutuskan hubungan dengan internet dan membaca email.


Kekurangannya : Anda tidak bisa mengecek email anda di sembarang tempat.


2. Web Based Mail ® Email jenis ini merupakan email yang ditawarkan oleh berbagai situs/web.


Kelebihannya : Anda bisa mencek email anda dari mana saja.

Kekurangannya : Untuk mengecek email anda harus selalau terhubung ke internet.


3. Email Forwarding


Kelebihannya : Anda bisa menyembunyikan alamat email yang sesungguhnya, selain itu tidak perlu memberi tahu email anda yang baru.



Stuktur Email


Misalnya kita memakai fasilitas yahoo.com dengan nama emailnya adalah indo@yahoo.com

Keterangan:


- Indo : nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver.

- yahoo.com
: nama mailserver tempat pengguna yang dituju.

- com
: second level domain, menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori (com)

- id
: top level domain, menunjukkan bahwa domain ini terdaftar di otoritas domain Indonesia (id)


Cara Pengiriman Email

Untuk mengirim surat elektronik kita memerlukan suatu program mail-client. Surat elektronik yang kita kirim akan melalui beberapa poin sebelum sampai di tujuan. Untuk lebih jelasnya lihat diagram dibawah. Contoh yang dipakai adalah layanan SMTP dan POP3.


Saya menulis surel e-mail client (di komputer saya) SMTP server penyedia e-mail saya Internet POP3 server penyedia e-mail penerima e-mail client (di komputer si penerima) surat dibaca si penerima


Terlihat surat elektronik yang terkirim hanya melalui 5 poin (selain komputer pengirim dan penerima). Sebenarnya lebih dari itu sebab setelah surat elektronik meninggalkan POP3 Server maka itu akan melalui banyak server-server lainnya. Tidak tertutup kemungkinan surat elektronik yang kita kirim disadap orang lain. Maka dari itu bila surat elektronik yang kita kirim mengandung isi yang sensitif sebaiknya kita melakukan tindakan pencegahan, dengan mengacak (enkrip) data dalam surat elektronik tersebut (contohnya menggunakan PGP, sertifikat digital, dan lain-lain).


Etika Penggunaan Email

Etika dalam surat elektronik sama dengan etika dalam menulis surat biasa. Ada surat elektronik yang isinya formal ada yang informal. Beberapa poin penting:

  • Jangan mengirim surat elektronik dengan lampiran (attachment) yang terlalu besar (lebih dari 512 kB). Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas surat elektronik penerima, sehingga akan ditolak mailserver penerima. Selain itu, perhatikan juga bahwa beberapa penyedia surat elektronik juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran surat elektronik yang dapat diterima (dan dikirim) penggunanya,
  • Jangan mengirim lanjut (forward) surat elektronik tanpa berpikir kegunaan bagi orang yang dituju.
  • Selalu isi kolom subjek, jangan dibiarkan kosong.
  • Dalam mengutip tulisan orang lain, selalu usahakan mengutip seperlunya, jangan mau gampangnya mengutip seluruh tulisan orang itu:
    • dalam menjawab surat elektronik orang lain, kutip bagian yang kita tanggapi saja, selain lebih jelas juga tidak memakan waktu / jatah akses penerima,
    • dalam mengutip tulisan orang ketiga, ingat hak cipta: kutip sesedikit mungkin dan rujuk ke tulisan aslinya.
  • Jangan menggunakan huruf kapital karena dapat menimbulkan kesan anda BERTERIAK.
  • Gunakan kata-kata dengan santun. Adakalanya sesuatu yang kita tulis akan terkesan berbeda dengan apa yang sebetulnya kita maksudkan.

Keamanan

Keamanan data di surat elektronik tidaklah terjamin dan selalu ada risiko terbuka untuk umum, dalam artian semua isinya dapat dibaca oleh orang lain. Hal ini disebabkan oleh karena surat elektronik itu akan melewati banyak server sebelum sampai di tujuan. Tidak tertutup kemungkinan ada orang yang menyadap surat elektronik yang dikirimkan tersebut.

Surat elektronik dapat diamankan dengan melakukan teknik pengacakan (enkripsi). Salah satu program enkripsi yang populer adalah PGP (Pretty Good Privacy). Dengan memakai PGP maka isi akan dienkrip, dan hanya orang yang tertuju dapat mendekripsi dan membaca surat elektronik tersebut. Kerugiannya adalah membuat repot pihak pengirim dan penerima (karena keduanya harus memiliki program PGP, dan pengirim juga harus memiliki kunci umum penerima, dan melakukan enkripsi pesan dengan kunci tersebut).



Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Surat_elektronik

http://www.asal-usul.com/2009/02/sejarah-dan-seluk-beluk-surat_1428.html


Senin, 29 November 2010

Perkembangan Alat Pemutar Musik

Musik, semua orang pasti suka dengan musik. Musik merupakan bagian dari setiap jiwa manusia. Musik bisa kita dengarkan dengan nadanya yang keras maupun lembut. Pada zaman modern ini kita bisa mendengarkan musik dari berbagai alat elektronik. Bisa dari ipod, mp3, mp4, dan sebagainya. Tapi tahukah anda bagaimana perkembangan alat pemutar music tersebut. Sehingga kita dapat mendengarkan musik dari alat elektronik yang sangat kecil???.


Piringan Hitam yang diputar dengan Gramophone

Piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan hitam) yang berfungsi untuk merekam suara yang kebanyakan digunakan untuk keperluan kantor.

Nama Gramophone berasal dari Emilie Berliner yang pada tahun 1888 menemukan piringan hitam jenis baru dan mematenkannya di bawah label Berliner Gramaphone. Pada tahun 1918 masa pematenan berakhir, semua label pun berlomba-lomba untuk memproduksi piringan hitam. Gramophone memiliki jarum yang digoreskan di atas piringan hitam yang bergerak memutar. Jarum ini berfungsi untuk mengirimkan getaran suara music melalui pipa suara berbentuk seperti terompet besar yang terletak di samping piringan hitam tersebut. Piringan hitam awalnya terbuat dari berbagai macam bahan, kaca, karet, bahkan plastik. Tapi piringan hitam yang terkenal terbuat dari shellac, yaitu bahan dari kapas yang biasa digunakan untuk membuat kertas manila.

Shahi Gramophone

Sejak tahun 1892 sampai tahun 1901, piringan hitam dibuat dalam berbagai ukuran. Mulai dari yang berdiameter 12.7cm, 17.5 cm, hingga 25 cm. Tapi semuanya hanya bisa diputar satu sisi saja.

Gramophone yang berkembang menjadi Turntable

Nah, baru di tahun 1908 dibuat piringan hitam yang bisa diputar bolak balik. pada tahun 1925 mulai dikembangkan alat musik jenis baru yang bernama turn table. Sebenarnya cara kerja turn table mirip dengan gramophone, hanya saja alat penggeraknya sudah menggunakan listrik dan suaranya keluar melalui speakerphone.

Alat musik turn table juga punya beberapa aplikasi tambahan yang bisa membuat suara music jadi lebih enak didengar. Seperti aplikasi tone arm, untuk menahan jarum piringan hitam supaya tetap stabil, aplikasi pengatur cepat dan lambatnya suara musik yang keluar, dan ada juga changer, yaitu aplikasi untuk mengganti piringan hitam secara otomatis. Saat ini turn table yang digunakan oleh para DJ sudah banyak dimodifikasi dan memiliki berbagai aplikasi tambahan. Disini termasuk mencampur suara (audio mixing), cueing, slip-cueing, phrasing, memotong musik (cutting), beat juggling, menggesek ( scratching), menyamakan ketukan (beatmatching), menjatuhkan jarum (needle drops), menggeser fasa (phase shifting), dan masih banyak lagi.

Selain alat musiknya yang berkembang. Ternyata piringan hitam pun juga ikut berkembang. Piringan hitam yang tebuat dari bahan shellac akhirnya diganti dengan bahan plastic Vinyl (sejenis plastic polymer). Ini disebabkan karena piringan hitam yang terbuat dari bahan shellac gampang rusak. Kemampuan recording piringan hitam ini juga bermacam-macam, ada jenis 78 record yang diputar selama 3-5 menit per side, jenis 4 record bisa diputar 4-6 menit per side dan 33 1/3 Long-Playing Records yang bisa diputar sampai 20 menit per side.

Kaset yang diputar dengan Tape

Compact Cassette merupakan salah satu bagian dari Magnetic Tape, dikarenakan sudah banyak dari kita yang telah memilikinya, hal itu menjadi bagian yang khusus. Compact Cassette diperkenalkan oleh Philips pada tahun 1963. Kemudian pada 1965 mulai diproduksi secara missal. Namun tidak sampai tahun 1970 menjadi populer.

Kaset

Pada tahun 1971, Advent Corporation memperkenalkan Model 201 tape deck yang mengkombinasikan Dolby Type B dan chromium dioxide (Cr02). Komputer, seperti ZX Spectrum, Commodore 64 dan Amstrad CPC menggunakan kaset untuk menyimpan data. Standar 90 menit Compact Cassette dapat menyimpan sekitar 700kB hingga 1MB dari data tiap sisinya. Jika disetarakan dengan DVD, maka data dalam Compact Cassette dapat dijalankan selama 281 hari.

Tahun 1980an muncul Walkman dari Sony sebagai media pemutar kaset portable. Pita kaset dapat merekam lagu dengan durasi hingga 1 jam di setiap sisinya. Kualitasnya cukup baik namun kerap kali terjadi penurunan kualitas suara yang dihasilkan ketika pita kaset mengalami gangguan, kotor atau rusak.

Tape yang berkembang menjadi Walkman

Walkman yang Pertama dirilis pada tagl 1 Juli 1979 di Jepang. Walkman pertama ini dirilis dengan menggunakan kaset. Kemudian muncul Walkman Pressman dengan teknologi baru untuk merekam suara. Ditahun 1984 Walkman memperkenalkan recording cassette deck dengan kualitas suara yang sangat jernih dan ada layar led sebagai penunjuk dan pengukur recording level, juga dilengkapi kontrol manual recording. Diseri ini disebutkan bahwa daya yang dipakai adalah dari 4 baterai AA. Seperti halnya sekarang Walkman SE punya kompetitor ponsel music dari vendor lain, dulupun walkman sony punya kompetitor yaitu Toshiba Walky dan Aiwa CasseteBoy.


CD, VCD, DVD yang diputar dengan CD player ataupun Discman

CD dibuat dalam usaha merampingkan media penyimpanan musik dengan memperbaiki kualitas suara yang dihasilkan. Musik dalam format CD, VCD maupun DVD memiliki kualitas suara yang lebih baik tetapi tetap mengalami gangguan jika disc tersebut tergores, berdebu ataupun rusak. Selama bertahun-tahun piringan hitam merajai dunia industri musik.

Sampai pada tahun 1979 dua perusahaan raksasa, Phillips dan Sonny, bergabung untuk mendesign disc music yang berbentuk digital audio.

Dan akhirnya pada tahun 1982, Compact Disc Player pertama dipasarkan di wilayah Asia. Compact Disc Player atau yang lebih dikenal dengan singkatan CD player memiliki 3 komponen utama, yaitu drive motor, lensa, dan tracking mechanism. Drive motor di CD player bertugas memutar disc dengan kecepatan sampi 500 rpm (revoluting per minute). Sedangkan tracking mechanism berfungsi menggerakan sistem lensa yang membaca informasi dari disc dengan menggunakan sensor sinar laser. Alat music CD player ini mengunakan Compact Disc (CD) sebagai pengganti piringan hitam. CD ini terbuat dari bahan plastic polycarbonate dan aluminium. Saat ini ukuran standar CD ada dua macam, yaitu diameter 12 cm yang untuk 74-80 menit dan diameter 8 cm yang popular dengan sebutan mini CD, bisa untuk 21 menit.

DVD (Digital Versatile Disc atau Digital Video Disc) merupakan dasar dari CD menggunakan teknologi laser yang berbeda. Panjang gelombang laser menggunakan 780nm sinar inframerah (standar CD menggunakan 625 nm hingga 650nm sinar inframerah) yang membuatnya memungkinkan menyimpan data pada space yang sama. Dua lapisan DVD dapat menyimpan data sebesar 8.5 GB.

Pada tahun 1984 Sony merilis CD Walkman dengan nama Discman dan serinya D-50. Fitur andalannya adalah Electronic Skip Protection(ESP) dimana lagu tidak akan skip(lompat) jika terjadi guncangan pada discman, karena dengan teknologi G-Protection discman sudah membaca isi disc dan lalu menyimpan dalam memory.

Ditahun 1989 Sony mengeluarkan Walkman yang menggunakan 2 motor pemutar playback dengan fitur Dolby B/C noise reduction decoding, Mega Bass/DBB bass boost, tape type select,dua auto reverse modes.

Ditahun 1992 ada MiniDisc Walkman atau MD Walkman, dengan kapasitas 4 kali lebih besar dari CD biasa untuk recorder-player. Minidisc Walkman bisa memutar minidisc baik yang direkam secara digital maupun analog seperti memutar hasil rekaman live audio langsung dari microphone-nya. Dari MD Walkman kemudian berganti NetMD (NetworkMD) dengan dukungan USB kita bisa transfer lagu dari PC ke NetMD, format yang dipakai adalah ATRAC3 jadi sebelumnya convert dulu music dari CD atau MP3 keformat ATRAC3 ini.


Ditahun 2004 Sony merilis Hi-MD Walkman dengan kapasitas memory 1GB dan Hi-MD Walkman inilah yang dapat langsung memutar Mp3 tanpa perlu di convert lagi ke format ATRAC3.

Musik Digital yang diputar dengan MP3 Player, iPod, ataupun MP4 Player

Musik Digital adalah harmonisasi bunyi yang dibuat melalui perekaman konvensional maupun suara sintetis yang disimpan dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas.

Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya. Sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musik analog, lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada teknologi yang digunakan, yaitu :

  • MP3

MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.

  • WAV

WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.

  • AAC

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.

  • WMA

Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.

  • Ogg Vorbis

Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.

Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.

  • Real Audio

Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.

  • MIDI

Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atau peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.

MP3 Player Ipod


Musik Digital sebagai Inovasi Baru

Inovasi baru di bidang musik adalah musik digital. Dengan format MP3, OOG, atau WAV musik digital mulai mengeluarkan gaungnya. Banyaknya pemutar musik digital yang mendukung format ini membuat era baru musik digital. Misalnya kalau sebelumnya, musik di-ripped- istilah untuk ekstraksi audio digital – dan terperangkap di PC dan Mac dengan aplikasi semacam iTunes. Kini dengan hadirnya iPod sebagai peranti musik portable canggih yang pernah diciptakan, terjadi perpaduan kenyamanan web dengan portabilitas dan fungsi sebagai sebuah platform yang benar-benar universal. Hal lain yang mendukung transformasi media sang musik adalah tindakan label-label besar yang meninggalkan sistem proteksi musik digital atau digital right management (DRM). Sampai tahun 2007 lalu, label-label besar masih tidak yakin penghapusan DRM akan mendongkrak penjualan album karena tanpa hal tersebut musik digital dengan bebas didisribusikan di antara konsumen yang berarti tak ada pemasukan untuk label.

Keunggulan

Musik dalam format digital memiliki beberapa keunggulan dibanding musik dalam medium konvensional, yaitu :

  • format yang beragam dapat disesuaikan dengan teknologi yang digunakan
  • kualitas copy yang serupa dengan master memudahkan penggandaan dari pihak perusahaan rekaman tanpa menurunkan mutu
  • proses penjualan dengan pendekatan single atau satu lagu terbukti jauh lebih efektif dan efisien ketimbang medium konvensional seperti kaset atau CD

Kekurangan

Dengan segala kelebihannya, musik digital memiliki beberapa kekurangan juga yaitu :

  • kemudahan perekaman dan penggandaan rekaman memacu terjadinya pembajakan yang tentu saja akan merugikan
  • penyebaran musik digital di Internet tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh label sehingga mempengaruhi pemasukan untuk label.



Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Audio_digital

http://yudi.staff.uns.ac.id/2009/03/09/sejarah-perkembangan-media-penyimpan-data/

http://no-n4m3.blogspot.com/2009/01/sejarah-walkman.html

http://apmukti.staff.uns.ac.id/2009/05/25/sejarah-singkat-perkembangan-format-musik/