Jongin

Jongin

Kamis, 21 Maret 2013

PENGENALAN KOMPUTASI MODERN

Nama              : Triadelina
NPM               : 55409503
Matkul           : Pengantar Komputasi Modern
Dosen             : Rina Noviana
Tanggal          : 21 Maret 2013
Kelas               : 4IA21



SEJARAH KOMPUTASI MODERN

Komputasi modern merupakan pengembangan dari ilmu komputasi yang digunakan untuk melakukan proses pemecahan masalah dengan menggunakan algoritma yang memecahkan masalah dari data-data yang dimasukkan atau diinput. Awalnya komputasi modern lebih dikenal dengan aristektur komputasi modern.

Konsep dasar arsitektur komputer modern adalah konsep sebuah sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory. Oleh sebab itu, komputasi modern dapat diartikan sebagai suatu pemecahan masalah berdasarkan suatu inputan dengan menggunakan algoritma dimana penerapannya menggunakan berbagai teknologi yang telah berkembang.

            Gambar 1. Arsitektur Komputasi Modern John Von Neuman

Terciptanya Komputasi modern dimulai pada tahun 1926 oleh John Von Neuman. Beliau di lahirkan di Budapest, ibukota Hungaria pada 28 Desember 1903, yang merupakan seorang ilmuwan dalam bidang dasar-dasar komputer modern.

                                 Gambar 2. John Von Neuman

Alat komputasi paling kuno adalah kertas, pencil dan karet penghapus. Dari ketiga benda tersebut, orang melakukan proses-proses komputasi yang mudah hingga yang rumit dengan tiga benda “sederhana”. Akan tetapi, dengan munculnya alat-alat komputasi yang tersusun dari komponen-komponen elektro seperti kalkulator dan yang lainnya, hal-hal komputasi yang rumit akan menjadi lebih “sederhana”.

Komputasi modern sendiri awalnya digunakan untuk melakukan perhitungan meliputi :
  • Akurasi (bit, Floating poin)
  • Kecepatan (Dalam satuan Hz)
  • Problem volume besar (Down sizing atau paralel)
  • Modeling (NN dan GA)
  • Kompleksitas (Menggunakan teori Big O)

Berikut ini beberapa contoh komputasi modern sampai dengan lahirnya ENIAC :
  1. Konrad Zuse’s electromechanical “Z mesin”. Z3 (1941) sebuah mesin pertama menampilkan biner aritmatika, termasuk aritmatika floating point dan ukuran programmability. Pada tahun 1998, Z3 operasional pertama di dunia komputer itu dianggap sebagai Turing lengkap.
  2. Non-programmable Atanasoff-Berry Computer  yang di temukan pada tahun 1941 alat ini menggunakan tabung hampa berdasarkan perhitungan, angka biner, dan regeneratif memori kapasitor. Penggunaan memori regeneratif diperbolehkan untuk menjadi jauh lebih seragam (berukuran meja besar atau meja kerja).
  3. Komputer Colossus ditemukan pada tahun 1943, berkemampuan untuk membatasi kemampuan program pada alat ini menunjukkan bahwa perangkat menggunakan ribuan tabung dapat digunakan lebih baik dan elektronik reprogrammable. Komputer ini digunakan untuk memecahkan kode perang Jerman.
  4. The Harvard Mark I ditemukan pada 1944, mempunyai skala besar, merupakan komputer elektromekanis dengan programmability terbatas.
  5. US Army’s Ballistic Research Laboratory ENIAC ditemukan pada tahun 1946, komputer ini digunakan unutk menghitung desimal aritmatika dan biasanya disebut sebagai tujuan umum pertama komputer elektronik  (ENIAC merupaka generasi yang sudah sangat berkembang di zamannya sejak komputer pertama Konrad Zuse ’s Z3 yang ditemukan padatahun 1941).
 Gambar 3. Arsitektur Z1 & Z3

Secara kasar, kita dapat membagi sejarah komputasi modern ke dalam era berikut :
  • 1970-an         : Timesharing (1 komputer dengan banyak pengguna)
  • 1980-an         : Personal komputer (1 komputer per user)
  • 1990-an         : Komputasi paralel (banyak komputer per user)

KARAKTERISTIK KOMPUTASI MODERN

Karakteristik komputasi modern ada 3 macam, yaitu :
  1. Komputer-komputer penyedia sumber daya bersifat heterogenous karena terdiri dari berbagai jenis perangkat keras, sistem operasi, serta aplikasi yang terpasang.
  2. Komputer-komputer terhubung ke jaringan yang luas dengan kapasitas bandwidth yang beragam.
  3. Komputer maupun jaringan tidak terdedikasi, bisa hidup atau mati sewaktu-waktu tanpa jadwal yang jelas.
JENIS KOMPUTASI MODERN
  1. Mobile Computing, merupakan teknologi komputer yang dapat berkomunikasi tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa kemana saja. Contoh : Smartphone
  2. Grid Computing, komputasi menggunakan sumber daya yang melibatkan banyak komputer yang terdistribusi dan terpisah secara geografis dan terhubung dalam jaringan untuk memecahkan persoalan komputasi dalam skala besar.
  3. Cloud Computing, komputasi yang dinamis terukur dan sering virtual sumber daya disediakan sebagai layanan melalui internet. Contoh : DropBox

Selain merancang arsitektur komputer, John Von Neumann juga tertarik pada bidang teori game yang melahirkan konsep automata, teknologi bom atom dan komputasi modern yang kemudian melahirkan komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern.


Rabu, 23 Januari 2013

PROPOSAL PENDIRIAN USAHA PERORANGAN DALAM BISNIS IT

Proposal Pendirian Warnet dan Service Komputer




1. Latar Belakang
Dengan semakin maraknya era globalisasi/perdagangan bebas, dimana jarak tidak merupakan hambatan, komunikasi akan bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, maka perlu suatu alat yang dapat mendukung kearah itu, salah satunya dengan media internet. Internet merupakan sarana untuk dapat mengembangkan komunikasi dan transaksi dengan dunia luar, baik dengan dunia bisnis maupun mitra kerja.
Disamping itu internet juga merupakan salah satu sarana praktek untuk memperkenalkan publik dengan dunia teknologi maju dan sebagai media untuk pengajaran. Internet bukan hanya membuka wawasan regional tetapi sudah go internasional dengan pulsa lokal, biarpun berkomunikasi dengan luar negeri. Disamping sebagai alat media bisa juga, surat menyurat (email), berbicara dengan orang lain (teleconference), Game Online dan saling tukar pikiran (chatting).
Dengan melihat hal tersebut diatas lahirlah peluang usaha baru yaitu berupa warnet (warung internet). Kemudian untuk mendukung operasional kebutuhan internet tersebut dibutuhkan media pendukung yaitu berupa Hardware/komputer.

2. Maksud dan Tujuan
Tujuan proposal ini adalah dapat memberikan gambaran umum untuk membuka usaha Multinet, Yaitu sebuah Warnet yang dikombinasi dengan Penjualan Hardware Komputer beserta Accesorisnya dan Service Komputer, sehingga dapat memenuhi segala kebutuhan calon konsumen dan pelanggan atau N-user dan di dukung dengan kenyamanan yang lebih dari sebuah warnet. Target dari multi-warnet ini adalah untuk semua kalangan masyarakat yang membutuhkan fasilitas internet beserta hardwarenya.

2.1. Jasa yang Disediakan Multinet
a) Internet & Game Online
b) Print/Cetak dokumen/Gambar (Cetak Foto) dan Scan gambar menjadi file
c) Rental computer
d) Service Komputer
e) Copy data ke CD/DVD (Burning)
f) Penjualan Berbagai macam Hardware dan Accesoris ( cd,dvd, flasdisk, speakeractive dll)
g) Aksesoris Komputer (Flashdisk, CD-R/CD-RW, headset)
h) Fasilitas tempat parkir, Toilet, MMC, Card Reader, Headset dll

2.2 Faktor Pendukung Multinet dan Pemilihan Area
a. Lokasi yang strategis di Area Pendidikan, Perumahan, Ruko, dan kawasannya yang sangat terpengaruh bidang IT dan juga daerah kost-kostan mahasiswa atau pelajar yang mempunyai banyak keperluan dengan komputer/internet baik untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah ataupun pengetikan-pengetikan dokumen lainnya. Lokasi berada ditengah kawasan penduduk dan berada di pusat keramaian, misalnya di pasar atau pinggir jalan raya dan perkantoran. Diketahui pula jumlah penduduk rata-rata 150 penduduk/100 meter.
b. Fasilitas keamanan dan kenyamanan yang dimiliki lengkap.
c. Bandwidth / Kecepatan Tranfers dan received data (jalur internet keluar dan dalam negeri) yang cepat dan lancar.

Optional Lokasi yang kami ajukan adalah di Jatibening dengan pertimbangan :
  • Lokasi dekat dengan Sekolahan. 
  • Lokasi berada di pusat perekonomian, komplek perkantoran yang ramai. 
  • Lokasi berada pada perumahan penduduk. 
  • Lokasi Stategis sehingga mudah di akses.
2.3. Target Pelanggan dan Pemasaran
Target pelanggan warnet dan game online ini adalah : Pelajar, Mahasiwa dan warga disekitarnya. Mereka adalah yang menggunakan internet untuk hiburan dan kebutuhan sekolah, pekerjaan dan sebagainya yang mana frekwensinya cukup tinggi. Juga diperuntukkan bagi masyarakat umum yang membutuhkan jasa Internet.
Metode pemasaran yang digunakan di awal pembukaan adalah dengan mengadakan promo free internet selama 2 hari @ 10 jam/hari. Kemudian membuat spanduk, reklame dan menyebar brosur ke berbagai tempat (Sekolah, Instansi, tempat umum dan jalan raya dll) dengan menggunakan beberapa bantuan tenaga orang lain.

2.4. Langkah-langkah Kerja
a) Mengajukan proposal untuk dana pembuatan warnet.
b) Setelah disetujui dana telah tersedia dikeluarkan untuk :  
  • Sewa gedung ( tempat usaha ). 
  • Dekorasi dan Renovasi ruangan untuk Multinet. 
  • Pembelian kursi dan meja Multinet. 
  • Pembelian perangkat computer. 
  • Pembelian peralatan yang diperlukan untuk jaringan, internet dll. 
  • Install komputer dan uji coba. 
  • Install Billing warnet. 
  • Mengadakan Soft Opening saat awal pembukaan dengan berbagai macam bentuk promosi. 
  • Promosi dengan menyebarkan selebaran, mulut-ke-mulut, via internet, forum.
  • Mengadakan Event pada hari-hari besar.
c) Mengendalikan situasi keadaan Multinet agar stabil (terus tetap ramai).
d) Menjaga kenyamanan Multinet agar para pengguna nyaman dan datang kembali.
e) Menjaga kebersihan Multinet agar para pengguna merasa nyaman dan datang kembali.
f) Menjaga keamanan Multinet agar para pengguna merasa aman.
g) Memeriksa seluruh keadaan komponen komputer tiap kurun waktu tertentu.
h) Setiap hari operator membukukan dan melaporkan ke manager warnet pemasukan dan pengeluaran Setiap minggu diadakan pengecekan dan pembelian lain-lain.
i) Setiap bulan Pengelola membuat laporan bulanan pendapatan warnet kepada Pemilik Warnet, Pengelola bertanggung jawab penuh akan semua kegiatan yang dilakukan dan melaporkan kepada Pemilik Warnet.

A. NAMA USAHA
Usaha yang akan dikembangkan diberi nama “PockyNet” yang bergerak dalam bidang usaha Teknologi dan Informasi dengan mengedepankan Jasa Warung Internet/ Game Online dan Service Komputer sebagai salah satu usaha andalan dalam 1 tahun pertama.

B. JENIS USAHA
Jenis usaha yang direncanakan sesuai dengan keahlian yang saya miliki adalah :
1. Warnet/Game Online dan Service Komputer (konsentrasi pada bulan pertama)
2. Penjualan Hardware dan Accesoris (pada bulan ke-3)
3. Dan lain sebagainya, disesuaikan dengan prospek yang ada di pasaran dan anggaran dana yang tersedia.

Target yang harus dicapai adalah pada tahun berikutnya menambah cabang usaha baru,
walau tidak menutup kemungkinan pada bulan berikutnya didirikan cabang usaha yang
sama, tergantung kesepakatan kepada pemilik modal.

C. BAGI HASIL
Presentase bagi hasil yang kami tawarkan adalah 60% untuk pemodal dan 40% untuk pengelola, dengan demikian pemodal diperkirakan akan mendapatkan keuntungan sedikitnya Rp 5.295.000,- perbulan. Dengan demikian diperkirakan pemodal akan balik modal paling lama 24 bulan.

D. KEUNGGULAN KAMI
Kami memiliki keunggulan antara lain :
1. Semua instalasi software, jaringan LAN, router dan proxy server dapat kami lakukan sendiri, dengan demikian tidak perlu menganggarkan dana untuk jasa dari pihak ketiga.
2. Kami sudah berpengalaman memberikan bantuan jasa konsultasi dan pekerjaan teknis untuk pendirian warnet.
3. Kami juga sudah sangat sering mengadakan pelatihan internet dan bimbingan belajar kepada pelajar dan mahasiswa dengan kerja sama dengan organsasi ekskul sekolah.

E. BIAYA PENYUSUTAN
Pada prinsipnya jumlah aset pemodal adalah sama baik pada saat pendirian usaha maupun pada tahun ke 1, ke 2 , dst, Karena kami menganggarkan biaya penyususutan sebesar Rp. 200.000 perbulan dari semua aset milik pemodal, dana penyusutan ini tetap menjadi milik pemodal sehingga total aset pemodal tetap walaupun nilai barang menjadi susut atau rusak.

Rencana Anggaran Awal


Perkiraan Pendapatan dan Biaya 


Jadi dari Laba bersih Rp 8.825.000 per bulan, (Untuk Pemilik Modal 60% dan Pengelola 40%) Maka, Dengan biaya awal tahun sejumlah Rp. 61.760.000,- akan didapatkan, sehingga dalam jangka waktu paling lambat 15 bulan sudah dapat kembali modal dan sisanya bisa untuk biaya sewa gedung di tahun berikutnya dan untuk dapat digunakan untuk pengembangan bidang usaha lain.
Untuk penjualan Hardware, di awal bulan pertama kita hanya memasang beberapa Sample barang dengan di ikuti Promosi / iklan ( Media : Brosur, Spanduk Reklame dll) di warnet tersebut. Jadi tidak menyediakan Stock Barang secara langsung, Sistem yang digunakan adalah MnS ( Message and Sell ) yaitu kita menerima pesanan dari calon konsumen setelah itu kita melakukan Order ke suppliyer kita yang ada di Pematang Siantar. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadi pembengkakan biaya di awal usaha. Serta dapat digunakan untuk menganalisa kekuatan dan tingkat kebutuhan konsumen.

F. PENUTUP
Demikianlah data-data ini kami buat sebagai suatu acuan dalam pembuatan dan pengelolaan Multinet dan juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pemilik modal dan pihak yang ingin bekerjasama untuk menanamkan modal sebagai bimbingan teknis dalam pengelolaan Multinet nantinya.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan Berkat dan Rahmatnya bagi kita semua, sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih banyak.

Sumber :
 

Senin, 10 Desember 2012

Aspek Pemasaran dan Aspek Keuangan

INFO ASPEK PEMASARAN

Peran dan fungsi pemasaran adalah bagaimana untuk mencapai sasaran perusahaan dengan menghasilkan penjualan produk/jasa yang menguntungkan di pasaran. Strategi tingkat fungsional pemasaran ini akan memberikan pedoman kepada manajer pemasaran dalam menentukan siapa yang akan menjual apa, kepada siapa, di mana, berapa banyak dan dengan cara yang bagaimana. Kemudian atas dasar itu disusunlah bentuk penawaran perusahaan pada pasarnya berupa pengembangan dari masing-masing unsur marketing mix yang biasa juga disebut dengan 4P yaitu Product, Price, Place dan Promotion. 

Dalam pelaksanaan STP (Segmenting, Targeting dan Positioning) harus dipahami bagaimana manajemen perusahaan memandang pasar bisnis yang dilayani untuk mengetahui bagaimana cara pasar dikelompokan dan menentukan satu atau lebih pasar yang akan dijadikan sasaran pelayanan. Posisi persaingan dari penawaran perusahaan di pasar sasarannya juga harus diperhatikan sehingga dapat menentukan posisitioning yang akan dilakukan bagi produk perusahaan. STP merupakan suatu proses penentuan siapa yang akan dilayani perusahaan dan bagaimana menempatkan produk perusahaan di dalam fikiran pasar/konsumen.

Dalam mengembangkan unsur-unsur marketing mix dapat digunakan pertanyaan-pertanyaan berikut :
Produk :
·         Produk yang mana yang akan diutama?
·         Produk yang mana yang akan memberikan kontribusi laba yang paling besar?
·         Apa citra produk yang akan ditonjolkan?
·         Kebutuhan konsumen yang mana yang akan dipenuhi produk kita?
·         Apa perubahan yang akan mempengaruhi orientasi pelanggan kita?

Harga :
·         Apakah kita akan bersaing dengan harga?
·         Dapatkah kita menjalan diskon atau modifikasi harga lainnya?
·          Apakah perlu menetapkan standar harga nasonal, regional dan Internasional?
·          Berapa margin laba kotor yang kita inginkan?
·          Apakah harga akan ditetapkan berdasarkan biaya, permintaan atau persaingan?

Tempat :
·         Berapa tingkat liputan/cakupan pasar yang kita inginkan?
·         Adakah wilayah geografis pasar yang perlu diprioritaskan?
·         Apakah saluran pendistribusian yang digunakan?
·         Bagaimana saluran pemasaran tersebut dimanajemeni?
·         Apakah armada penjualan akan di organisir menurut wilayah pasar, segmen atau produk?

Promosi :
·         Jenis promosi yang manakah yang lebih diutamakan?
·         Pesan apakah yang akan diutamakan untuk sampai pada konsumen?
·         Media manakah yang akan digunakan?
·         Apakah pesan iklan akan disampaikan dengan menggunakan endorser atau tidak?


Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu :
1.      Konsep produksi
Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.

2.      Konsep produk
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik.

3.      Konsep penjualan
Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.

4.      Konsep pemasaran
Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

5.      Konsep pemasaran sosial
Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

6.      Konsep Pemasaran Global
Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.

Pasar sasaran (Target Market) adalah sekelompok konsumen atau pelanggan yang secara khusus menjadi sasaran usaha pemasaran bagi sebuah perusahaan. Dalam menerapkan pasar sasaran, terdapat tiga langkah pokok yang harus diperhatikan, yaitu:
1.      Segmentasi Pasar
Segmentasi Pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. Pada dasarnya segmentasi pasar adalah suatu strategi yang didasarkan pada falsafah manajemen pemasaran yang orientasinya adalah konsumen. Dengan melaksanakan segmentasi pasar, kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen.

2.      Penetapan Pasar Sasaran ( Target market)
Adalah merupakan kegiatan yang berisi dan menilai serta memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki oleh suatu perusahaan. Apabila perusahaan ingin menentukan segmen pasar mana yang akan dimasukinya, maka langkah yang pertama adalah menghitung dan menilai porensi profit dari berbagai segmen yang ada tadi. 

3.      Penempatan produk ( Product Positioning)
Penempatan produk mencakup kegiatan merumuskan penempatan produk dalam persaingan dan menetapkan bauran pemasaran yang terperinci. Pada hakekatnya Penempatan produk adalah: Tindakan merancang produk dan bauran pemasaran agar tercipta kesan tertentu diingatan konsumen.

INFO ASPEK KEUANGAN
Strategi ini mengarahkan pemanfaatan sumber daya keuangan untuk mendukung strategi bisnis, tujuan jangka panjang dan sasaran tahunan. Berbeda dengan strategi fungsional lainnya, strategi bidang ini cakupan waktu strateginya lebih panjang yang akan memberi pedoman bagi manajer untuk investasi, pembiayaan utang, alokasi deviden dan leveraging. Beberapa hal yang perlu dijawab dalam strategi bidang keuangan adalah :
Akuisisi Modal :
·         Berapa modal yang wajar?
·         Bagaimana proporsi utang jangka pendek dan panjang yang diharapkan?
·         Bagaimana keseimbangan yang diinginkan antara pendanaan internal dan eksternal?
·         Resiko dan pembatasan kepemilikan seperti apa yang dianggap layak.

Alokasi modal :
·         Bagaimana prioritas untuk proyak alokasi modal?
·         Atas dasar apakah seleksi akhir proyek dilakukan?
·   Berapa tingkat alokasi modal yang dapat ditetapkan oleh manajer operasional tanpa   persetujuan manajemen yang lebih tinggi?

Deviden dan Manajemen Modal Kerja :
·         Berapa bagian modal yang harus dibagikan sebagai deviden?
·         Berapa pentingkah kestabilan deviden?
·         Apakah bentuk deviden lain yang layak selain uang tunai?
·         Bagimanakah kebutuhan akan arus kas? Saldo kas maksimum dan minimum?

Sebelum melakukan investasi sebaiknya perlu kita ketahui mengenai aspek perhitungannya:
·         Net Present Value (NPV)
Merupakan manfaat yangdiperoleh dari suatu masa yang diukur pada suku bunga tertentu.
·         Internal Rate Return (IRR)
Keuntungan yang diperoleh oleh suatu perusahaan yang melkukan investasi dan dinyatakan dalam suatu prosentase.
·         Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Rasio)
Merupakan satuan memperbandingankan antara present value positif dengan present value negative atau dinyatakan sebagai besarnya pengembalian satuan biaya yang telah dikeluarkan untuk membiayai sebuah proyek tertentu.
·         Payback Period (PP)
       Merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mengukur 
       tingkat pengembangan investasi ketika digunakan dalam pembiayaan suatu investasi.

Keputusan pendanaan difokuskan untuk medapatkan usaha optimal dalam rangka mendapatkan dana atau dana tambahan untuk mendukung kebijakan investasi. Sumber dana dibagi dalam 2 kategori yakni :
1. Sumber internal yaitu: Dari Laba Ditahan (Retained Earning) , Penyusutan, amortisasi, dan Deplesi ( Depreciation, Amortization, dan Deplention) Lain-lain, misalnya penjualan harta tetap yang tidak produktif.

2.  Sumber eksternal yaitu:  Modal Pemilik atau modal sendiri (Owner Capital atau Owner Equity). Atau modal saham (Capital Stock ) yang terdiri dari : Saham Istimewa (Preferred Stock) dan Saham Biasa (Common Stock). Utang (Debt), Utang Jangka Pendek (Short-term Debt) dan Utang Jangka Panjang (Long-term Debt). Lain-lain, misalnya hibah.

Sumber :
http://angga.blog.esaunggul.ac.id/2012/05/12/325/