Jongin

Jongin

Selasa, 10 Mei 2011

Membuat Website menggunakan CMS MAMBO

Pada artikel sebelumnya kita sudah mengetahui apa saja yang penting dalam membuat sebuah website. Nah sekarang saya akan memberikan langkah-langkah pembuatan website menggunakan aplikasi CMS MAMBO.

Namun sebelumnya kita harus mempelajari sedikit mengenai beberapa bahasan yang berhubungan dengan website dan CMS MAMBO.

1. Website

Adalah sekumpulan halaman-halaman situs yang terangkum dalam satu domain yang berlokasi di dalam WWW (World Wide Web) di Internet. WWW adalah sebuah system infomarsi yang mengelola jaringan internet menggunakan suatu protocol tertentu.

2. Content Management System (CMS)

CMS merupakan aplikasi berbasis web yang memilki system sedemikia rupa untuk mengelola konten atau isi dari sebuah website. CMS sendiri ada yang berlicensi komersial dan juga ada yang open source. Umumnya sebuah CMS memiliki dua bagian, yaitu Backend dan Frontend.

Backend merupakan manajemen dari Content Management System yang hanya bisa dilihat apabila setelah menginstal CMS melalui URL pada website yang diikuti dengan “/administrator”. Misalnya http://www.cobacoba.co.id/administrator atau sering disebut juga sebagai Halaman Admin. Untuk masuk ke halaman Backend dapat dilakukan dengan mengetik di halaman browser alamat http://localhost/cobacoba/administrator.

Frontend adalah tampilan website yang sesungguhnya, seperti yang dilihat oleh para pengunjung. Tampilan Frontenf ini dipengaruhi oleh template yang digunakan.

3. Content Management System (CMS Mambo)

Content Management System Mambo yang kita kenal sebagai Mambo yang dibuat dengan menggunakan script PHP adalah sebuah aplikasi pembuat website yang lengkap, instan, dan gratis. Beberapa kemampuan yang dimiliki Mambo antara lain :

  • Dapat melakukan upadate terhadap konten atau isi secara cepat dan dapat dilakukan baik melalui Backend maupun Frontend.
  • Dapat menampilkan format document, SpreadSheet, Audio, Video, Grafis, pdf.
  • Bersifat user friendly.
  • Adanya dukungan pihak ketiga seperti Compenent, Modul, Mambots, dan Template sehingga melengkapi kelebihan Mambo dibanding dengan CMS lain.

Agar Mambo dapat berjalan dengan baik harus didukung oleh program aplikasi lain, yaitu :

  • Webserver (Apache minimal ver 1.3.19 atau Internet Internasional Service dari Microsoft).
  • Script (PHP minimal ver 4.3).
  • Database Server (MySQL minimal ver 4.x).

4. Webserver

Adalah software yang berada dalam computer yang berfungsi menerima permintaan HTTP dari pengunjung dan mengirimkan kembali melalui browser dalam bentuk halaman-halaman web.

5. Apache

Adalah aplikasi yang berfungsi sebagai webserver sehingga memungkinkan user internet dapat mengakses suatu website di dalam suatu mesin server computer atau sering disebut Web Hosting.

6. MySQL

Merupakan database server dimana proses pengolahan data dilakukan di dalam server dan client hanya mengirim dan meminta data.

7. phpMyAdmin

merupakan halaman untuk mengatur database MySQL melalui webserver. Untuk mendownload phpMyAdmin dapat melalui website http://phpmyadmin.net

8. Script

Adalah bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk melakukan control pemrograman dalam lingkungan pemrograman yang lain, dalam hal ini adalah HTML.

9. PHP

Merupakan software atau script yang dibuat dengan menggunakan pemrograman bahasa C yang dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf sekitar tahun 1995. Fungsi dari PHP adalah membuat website menjadi interaktid dan dinamis.

Sekarang kita masuk ke dalam langkah-langkah membuat website menggunakan CMS Mambo. Seperti yang kita tahu, agar CMS Mambo berjalan dengan baik kita harus mempunyai aplikasi tambahan yaitu Apache (Webserver), PHP (Script), dan MySQL (Database Server). Oleh sebab itu, disini kita menginstall Mambo dengan XAMPP.

Mengapa kita menggunakan XAMPP??? Karena XAMPP adalah aplikasi yang sudah lengkap yaitu mempunyai Apache, PHP, dan MySQL. Jadi kita tidak perlu repot-repot menginstall aplikasi pendukung pada Mambo satu per satu.

Jadi untuk bisa menjalankan Mambo yang harus kita lakukan adalah :

  • Kita install XAMPP (Apache, PHP, MySQL).
  • Setelah selesai kita install, kita akan membuat Database pada XAMPP dengan mengetik http://localhost[ENTER] maka akan muncul Aplikasi XAMPP di halaman browser. Dan kita pilih phpMyAdmin pada menu Tools.
  • Setelah selesai membuat database, kita bisa menginstalasi Mambo. Langkah-langkah menginstalasi Mambo adalah sebagai berikut :

  1. Buat folder untuk menampung file Mambo. Kemudian letakkan folder tersebut di C:\Program Files\xampp\htdocs.
  2. Cari file Mambo V4.6.4 dan extract ke dalam folder coba (C:\Program Files\xampp\htdocs\coba) kemudian tekan tombol Extract.
  3. Jika semua sudah benar, maka pada folder coaba akan tampak file-file Mambo.
  4. Berikutnya adalah langkah-langkah menginstal Mambo untuk website dengan nama coba.
  5. Pastikan XAMPP masih aktif, kemudian ketikkan pada browser alamat http://localhost//coba[ENTER].
  6. Jika benar, maka pada halaman browser akan tampil halaman tentang Informasi Mambo 4.6.4, kemudian tekan tombol Next.
  7. Tunggu proses berjalan, sehingga tampil halaman license, kemudian tekan tombol Next.
  8. Pada halaman step 1 ini adalah mengatur Mambo dengan database MySQL, seperti yang telah kita buat sebelumnya.
  9. Masukkan data ke dalam text box sesuai dengan data saat membuat data di phpMyAdmin sebelumnya, kemudian setelah diisi tekan tombol Next.
  10. Pilh Ok untuk setiap pertanyaan yang ada.
  11. Selanjutnya masukkan nama website di text box Site name. Isi sesuai dengan keinginan, misalnya coba.co.id kemudian tekan tombol Next.
  12. Pada step 3 kita diminta untuk mengisi text box Your E-mail dan mengganti Admin Password.
  13. Disini kita mengisi pasca@coba.co.id untuk Your E-mail dan mengganti Admin password dengan passcoba, kemudian tekan Next.
  14. Pada step 4 ini dikonfirmasikan bahwa proses instalasi Mambo telah selesai, dan perintah untuk menghapus file installation di folder coba (C:\Program Files\xampp\htdocs\coba\installation). Juga informasi untuk Login ke halaman Backend dengan Username : admin dan Password : passcoba.
  15. Untuk melihat hasil website yang telah kita buat, hapus folder installation.

16. Setelah file installation dihapus, pilih View Site atau ketik di browser alamat http://localhost/coba [ENTER], jika benar maka halaman browser akan tampil.




17. Dan selesai lah kita membuat website dengan menggunakan Mambo. Tapi website ini masih dalam bentuk asli. Bila kita ingin memodifikasinya sesuai dengan kebutuhan kita masuk ke bagian Backend.


Sumber :

Buku Step by Step CMS mambo Saropi, S.Kom

Pendahuluan Membuat WEBSITE

Zaman sudah berkembang dan teknologi dibidang komputer pun sudah sangat maju. Tidak ada masyarakat sekarang ini yang tidak mengenal apa itu internet. Bila kita bicara tentang internet pasti berhubungan dengan website-website yang kita gunakan untuk mencari informasi atau untuk melakukan transaksi jual beli secara online. Tapi yang kita tahu tentang website hanya sekilas saja yaitu tempat untuk mencari informasi atau melakukan transaksi jual beli secara online. Namun karena teknologi computer sudah sangan maju dan berkembang pesat. Website bisa juga digunakan untuk berbagai bidang misalnya saja pendidikan atau pribadi.

Dulu website dibuat oleh mereka orang-orang yang memang sudah ahli dalam membuat website. Namun kita juga bisa membuatnya secara manual, tapi akan memakan banyak waktu dan juga rumit. Karena untuk membuat satu halaman web kita harus mengetikkan sederetan perintah yang sangat panjang.

Namun karena zaman sudah berkembang dan maju. Untuk membuat sebuah web kita bisa menggunakan software-software yang memang diperuntukkan untuk membuat web secara manual. Perlu Anda ketahui, jenis website itu bermacam-macam, ada yang hanya satu halaman sederhana saja seperti website ini, ada yang memuat beberapa halaman seperti website perusahaan, ada yang menggunakan sistem blog dan sering disebut juga blog atau weblog (website blog), ada yang menggunakan sistem CMS (Content Management System) seperti joomla, ada yang berupa forum diskusi, ada yang berupa website iklan baris, ada yang berupa website toko online dan ada yang lebih kompleks lagi seperti website komunitas friendster.

Sebelumnya dalam membuat sebuah website ada 3 hal yang penting yang harus kita ingat dan pahami, yaitu :

1. Domain

Domain adalah nama atau alamat dari sebuah website. Di Internet, setiap orang harus mengetikkan sebuah nama domain untuk bisa membuka dan membaca isi dari sebuah website. Dalam hal ini, peranan pemilihan nama domain cukup penting untuk membedakan website Anda dengan website orang lain.Domain ini terdiri dari nama domain dan extension. Contoh blogbisnisinternet.com, blogbisnisinternet adalah nama domain dan .com adalah extensionnya. Extension biasanya mewakili untuk kategori tertentu seperti .com untuk keperlukan komersial, .net untuk keperluan jaringan, .org untuk keperluan website nonkomersial, dan lain-lainnya.

Extension bermacam-macam, bisa berupa TLD (Top Level Domain) seperti .com, .net, .org atau ada juga yang berupa cTLD (country Top Level Domain) seperti .co.id, .co.cc dimana id mewakili domain negera Indonesia.

Untuk memilih nama domain Anda bisa menggunakan website yang menyediakan jasa registrasi nama domain atau dengan menggunakan software domain tools untuk membantu memilih nama domain untuk website Anda.

Bila Anda mengunakan website yang menyediakan jasa registrasi nama domain, contohnya domainhostingmurah.net, Anda tinggal masukkan nama domain yang Anda sukai untuk mengecek apakah masih tersedia atau tidak .

Anda buka http://www.domainhostingmurah.net dan masukkan nama doman dan extension yang Anda pilih.Bila masih tersedia, Anda bisa melakukan registrasi nama domain tersebut.

2. Hosting

Hosting adalah tempat Anda meletakkan file-file website Anda di sebuah server yang terhubung dengan jaringan internet. Jadi agar website Anda bisa ditampilkan, maka file-file website perlu Anda simpan di sebuah server hosting. Anda perlu membeli paket hosting.

Harga dari sebuah paket hosting bermacam-macam, tergantung fasilitas yang diberikan. Anda bisa membeli paket hosting di luar negeri maupun di Indonesia.

Dalam memilih paket Hosting, Anda beberapa hal yang perlu diperhatian yaitu

  • Sistem Server yang digunakan apakah Linux atau Windows. Hal ini akan menentukan software dan bahasa pemograman website yang bisa digunakan. Kebanyakan orang menggunakan Linux. Anda pilih Linux saja.
  • Besaran Disk Space yang diberikan. Disk Space adalah kapasitas pada server hosting yang diberikan untuk Anda, untuk menyimpan file-file website Anda. Seperti besaran space untuk menyimpan file Anda di komputer Anda. Tentunya pilihan terbaik adalah paket hosting yang memberikan Disk Space yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  • Besaran Bandwidth yang diberikan. Bandwidth adalah kapasitas akses perbulan yang diberikan untuk mengakses website Anda. Setiap orang yang membuka website atau mendownload file dari website Anda agar bisa ditampilkan pada browser firefox atau internet explorer-nya akan mendownload file Anda, hal tersebut akan memakan bandwidth. Dan kapasitas pemakaian bandwidth ini akan direset setiap awal bulan.
  • Domains Allowed. Jumlah domain yang bisa digunakan dalam sebuah paket hosting. Anda bisa menggunakan 1 buah paket hosting untuk semua domain Anda bila paket hosting tersebut memberikan akses untuk itu, dan Anda juga perlu mempertimbangkan besarnya disk space maupun bandwiidth yang diberikan, apakah cukup untuk menjalankan domain-domain Anda.
  • Jumlah Database yang diijinkan. Contoh untuk Linux, berapa banyak jumlah database MySQL yang diijinkan.

3. Software Website

Bila Anda belum tahu software website yang akan Anda gunakan, Anda bisa googling di internet, untuk melihat website-website lain yang sudah ada, dan lihat contoh website yang Anda rasa cocok sebagai website yang Anda inginkan.

Anda dapat mengecek pada website yang sudah ada tersebut, websitenya menggunakan software apa? Bila website tersebut menggunakan software website open source seperti blog wordpress, joomla, phpbb, dan lain-lainnya, tentunya Anda bisa membuat website yang sama. Tetapi harap di ingat yang Anda contoh adalah jenis websitenya, bukan mencopy tampilan, dan isi (content) websitenya, hal tersebut tidak diperbolehkan.

Untuk mengetahui software website yang digunakan, bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu:

1. Anda cek link pada website yang bersangkutan, biasanya bisa dilihat pada bagian footer-nya (bagian paling bawah dari sebuah website). Untuk website yang menggunakan software open source (gratis), Anda biasanya bisa melihat ada sebuah link pada bagian footer ke website pembuat software tersebut.

Anda bisa mendownload softwarenya dan menginstall software tersebut mengikuti petunjuk manual penginstallan yang disediakan.

2. Cara kedua, Anda bisa melihat melalui source code halaman tersebut melalui browser Anda. Biasanya ada juga petunjuk di source code halaman website tersebut.